Meraih Kebahagiaan Hidup

Dari Uang Sampai Tuhan

Kalau dipikir-pikir, kebahagian itu termasuk salah satu istilah yang sulit didefinisikan, lebih-lebih ditemukan padanan fisiknya. Apa yang dipahami seseorang mengenai kebahagian kerapkali berbeda terkait dengan perbedaan keadaan diri, kebutuhan, atau perkembangannya. Nasib kebahagian itu mirip seperti kebenaran, yang selalu nisbi dan relatif. Jika kita berpikir kebahagian itu adanya pada isi kantong, mungkin itu benar. Tapi, ketika kantong sudah terisi, akankah itu menjamin kebahagian? Banyak orang yang harus membeli kesenangan, termasuk yang sangat merusak, karena merasa tidak bahagia dengan dirinya atau keadaannya. Ini petunjuk bahwa uang tidak selamanya identik dengan kebahagian.

Jika kita berpikir kebahagian itu adanya pada menemukan pacar yang sesuai kriteria, lalu kita ajak dia membangun keluarga, ya pikiran semacam itu mengandung kebenaran. Tapi, ketika semua itu sudah terlaksana, akankah itu menjamin kebahagian? Jawabannya relatif. Sudah banyak orang berpacaran bertahun-tahun, tapi pernikahannya hanya sebentar karena (salah satunya) tidak bahagia.

Sama juga dengan pekerjaan atau profesi. Menjelang diwisuda, mungkin kita berpikir kebahagian itu adanya di pekerjaan atau profesi. Tapi, begitu pekerjaan atau profesi itu kita temukan dan kita jalani, jawabannya menjadi nisbi dan relatif. Menurut beberapa hasil studi, lebih banyak pegawai yang ingin pindah karena kurang bahagia dengan pekerjaan yang ada.

Meski kantong isinya penuh, punya teman hidup, atau pekerjaan bagus, ternyata itu saja tidak menjamin kebahagian, tetapi untuk bahagia, memang itu semua dibutuhkan. Kita sulit bahagia jika kebutuhan dasar sebagai manusia belum terpenuhi. Kita sulit bahagia apabila hidup kita hanya untuk diri kita, alias tidak ada orang yang kita ajak berbagi. Kita sulit bahagia ketika nganggur sebab kebahagian itu adanya pada dinamika.

Jika disederhanakan, untuk menjadi bahagia, kita membutuhkan faktor penentu dan faktor pendukung, yang keduanya tidak bisa dipisahkan. Faktor penentunya adalah diri kita. Semudah kita memilih untuk bahagia, semudah itu juga kita bisa memilih untuk tidak bahagia. "Orang akan bahagia ketika dirinya memutuskan untuk menjadi bahagia", kata Abraham Lincoln. Cuma, karena kita ini bukan makhluk personal semata (tetapi juga sosial), maka kebahagian kita pun perlu dukungan dari lingkungan atau orang lain yang membahagiakan. Malah konon ada yang mengatakan bahwa selain penyakit dan bencana, yang paling mempengaruhi suasanan batin manusia adalah hubungannya dengan orang lain.

Oleh karena kita juga makhluk material, maka kebahagian pun butuh materi dan berbagai simbolnya, seperti sandang, pangan, dan papan. Bahkan, karena kita juga makhluk spiritual, maka kebahagian itu dibahasakan dengan kalimat yang bunyinya "diberi" atas dasar sebab, bukan dicapai. Tuhanlah yang memberi kebahagian atau ketenangan dalam jiwa manusia. Banyak doa-doa yang redaksinya seperti misalnya "Ya Tuhan, berilah kami kehidupan yang bagus, berilah kami kebahagian, ketenangan, kemakmuran" dan lain-lain. Memanjatkan doa seperti itu bukanlah kekonyolan, mengharapkan mukjizat dari langit, tetapi lebih karena sikap hidup yang spiritual, dimana Tuhan pun berperan 100%, sama seperti peranan kita yang 100% juga.

Sikap Menerima & Kebahagiaan
Kebahagian adalah state of mind (jiwa) yang menjadi sebab sekaligus menjadi akibatnya, meski dibutuhkan faktor eksternal yang mendukungnya. Untuk menjadi orang yang bahagia, kita pertama kali harus menciptakan pikiran yang membahagiakan (positive mind), menemukan alasan untuk bersyukur sebanyak mungkin atau menciptakan makna-makan positif sebanyak mungkin. Jika kita berhasil mendatangkan faktor eksternal yang mendukung untuk merealisasikan alasan dan makna itu, maka state of mind kita juga akan bahagia (lahir-batin). Pertanyaannya, apa hal yang paling mendasar untuk bisa menciptakan pikiran yang membahagiakan itu? Untuk menjawab ini, rasa-rasanya sulit kita berpaling dari sikap menerima.

Sikap menerima sangat punya hubungan dengan tingkat kebahagian, baik secara kausatif atau korelatif. Ajaran agama mengharuskan sikap menerima terhadap takdir. Menerima takdir bukan menerima kenyataan (membiarkan atau mengabaikan), tapi menerima ketentuan Tuhan (menerima, memperbaiki, menjalani, mengubah, dst).

Kearifan lokal kita mensyaratkan nrimo, rela, lan legowo (menerima, merelakan, dan menyikapi secara positif) sebagai modal hidup sejati (urip sejati). Seperti yang diajarkan melalui kisah Bima dalam pewayangan, kebahagian yang kita cari itu adanya bukan di seberang sana, di atas sana, tetapi di dasar samudera jiwa kita. Tanpa relo, nrimo, dan legowo, sulit kita temukan dasar samudera itu. Kata seorang penulis buku-buku pengembangan diri, Mandy Evans, sikap menerima itu memiliki rahasia. Katanya, "Ketika Anda mulai bisa menerima diri seperti apa adanya sekarang ini, maka Anda mulai bisa membangun kehidupan baru dengan kemungkinan baru yang belum pernah ada sebelumnya."

Ada yang menarik dari hasil kajian Pak Hanna Djumhana, seperti ditulis dalam bukunya Meraih Makna Hidup (Paramadina: 1996), terhadap orang-orang yang pernah mengalami tragedi hidup yang dahsyat, lalu berhasil menciptakan kehidupan baru yang lebih bermakna dan bahagia. Mereka yang dikaji ini kebetulan dari daerah yang berbeda dengan masalah yang berbeda. Meski proses mereka dalam meraih kehidupan yang bermakna itu berbeda-beda, tetapi ada yang bisa disebut sebagai variable yang konstan atau proses yang sama-sama dilalui mereka. Bisa disebut sebagai proses yang wajib dijalani. Proses itu adalah penerimaan-diri. Sama seperti Evans di atas, menerima menjadi awal untuk menemukan dan memenuhi makna lalu meraih makna.

Menerima juga kerap menjadi prosedur ilmiah dalam penanganan korban bencana agar kembali menemukan gairah hidup yang lebih baik. Kalau orang terus menolak apa yang sudah tidak bisa ditolak, seperti kegagalan yang sudah terjadi atau kehilangan yang sudah tidak bisa ditemukan, ini malah akan memburuk dirinya. Memang pasti tidak mudah.

Skala Menerima
Walaupun sikap menerima itu merupakan proses yang wajib dilalui untuk meraih kebahagian, tapi perlu kita sadari bahwa kualitas kebahagian kita tergantung juga pada kualitas penerimaan kita. Dilihat dari prakteknya, sikap menerima mungkin bisa disebut sebagai kompetensi penting dalam hidup. Untuk sekedar bahan refleksi, skala penerimaan itu bisa kita lihat seperti dalam BOX bawah ini:

Indikasi Skala

1. Menerima dengan menolak. Lahir kita menerima, tetapi batin kita protes,
menerima dengan terpaksa atau karena takut

2. Menerima dengan pasrah-kalah, membiarkan kenyataan, mengandalkan Tuhan,
keadaan, atau orang lain

3. Menerima secara reaktif, menerima untuk tujuan menerima begitu saja,
mengimani hikmah di balik musibah dengan hanya mempercayai, menciptakan
makna tapi belum ada usaha memenuhinya

4. Menerima secara responsif, menerima untuk tujuan perbaikan, memenuhi makna,
atau menjalankan agenda perbaikan

5. Menerima secara antisipatif, menerima untuk melakukan yang lebih baik dan
menghindari apa yang berpotensi mendatangkan keburukan, bertakwa, menerima
takdir Tuhan.

Pen-skala-an di atas tidak usah kita pahami sebagai pakem yang baku. Anggaplah itu hanya sekedar apa yang saat ini baru mampu kita bahasakan dari praktek hidup sehari-hari. Intinya adalah, kualitas kita menerima akan memiliki hubungan yang kausatif atau juga korelatif dengan kualitas kebahagian. Misalnya saja kita terkena musibah lalu kita meyakininya pasti ada hikmah nantinya. Dibanding dengan kita menolaknya dengan menyalahkan Tuhan, mengutuk keadaan, atau memaki-maki orang, tentu meyakini ada hikmah itu jauh lebih mendukung untuk kebahagian. Minimalnya jiwa kita dingin.

Tapi, kalau modal kita hanya sebatas meyakini akan adanya hikmah nantinya, tentu hasilnya tidak akan lebih bagus (menurut akal sehat manusia) dengan kalau kita misalnya menjalankan penerimaan secara antisipatif, melalui proses mengevaluasi, menjalankan apa yang harus, menghindari apa yang harus, dan seterusnya. Kebahagian yang dihasilkan dari menerima dengan menolak, lebih rendah dibanding dengan yang dihasilkan dari menerima dengan pasrah apa adanya. Kebahagian dari pasrah, lebih rendah dibanding dengan kebahagian yang dari kereaktifan. Kebahagian dari reaktif, lebih rendah dibanding dengan kebahagian dari responsif. Dan seterusnya dan seterusnya.

Berbagai Keyakinan yang Kurang Membahagiakan
Masih terkait dengan sikap menerima itu, ada tulisan David Burns (1980), Professor Standford University, yang menyinggung hal-hal kecil yang mestinya harus kita terima, tetapi prakteknya tidak bisa kita terima. Dan itu sedikit-banyaknya akan mempengaruhi kualitas kebahagian hidup, jika itu sudah menjadi karakter atau kebiasaan.

David Burns mencatat ada 10 keyakinan umum, yang kalau dipedomani secara fanatik, dapat menggagalkan orang untuk menjadi bahagia (self-defeating core belief). Mari kita lihat satu persatu di bawah ini:

1. Emotional perfectionism, misalnya kita berkeyakinan bahwa saya harus bahagia terus,
harus sempurna terus, harus dalam keadaan emosi yang seimbang terus.
2. Performance perfectionism, misalnya kita berkeyakinan saya harus tidak pernah gagal,
harus tampil tanpa cacat sedikit pun, harus menghasilkan sesuatu yang sempurna
3. Perceived perfectionism, misalnya kita berkeyakinan tidak akan ada orang yang akan
menerima atau mencintai kita kalau kita tidak sempurna atau punya kekurangan
4. Fear of disapproval or criticism, misalnya kita berkeyakinan bahwa yang kita
butuhkan untuk bahagia adalah dukungan dan pujian orang lain, full.
5. Fear of rejection, misalnya kita berkeyakinan hidup kita akan hancur jika si dia
menolak cinta kita atau berpisah dengan si dia
6. Fear of being alone, misalnya kita berkeyakinan bahwa tanpa kehadirannya, hidup kita
tak punya arti apa-apa.
7. Fear of failure, misalnya kita berkeyakinan bahwa hanya ketika kita tidak pernah
gagal itulah yang membuat hidup kita akan bahagia dan sempurna
8. Conflict phobia, misalnya kita berkeyakinan bahwa orang yang hidupnya baik dan
sempurna itu adalah yang tidak pernah berkonflik
9. Emotion phobia, misalnya kita berkeyakinan bahwa saya harus tidak boleh marah,
cemburu, sedih, kecewa, dan seterusnya untuk bisa menjadi bahagia
10.Entitlement, misalnya kita berkeyakinan bahwa orang lain haruslah menjadi seperti
yang saya inginkan untuk bisa bahagia


Semua bentuk keharusan di atas, bisa berfungsi ganda, tergantung bagaimana akan digunakan. Jika itu kita gunakan untuk mendorong proses yang lebih sempurna (search for excellence), menerima secara antisipatif, tentu akan positif. Tapi, jika itu kita gunakan untuk menolak kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang kita yakini (denial), negatifnya akan lebih banyak. Itulah sebabnya, sikap menerima menjadi penting.

Jangan Mengkhayal Jadi Artis
Kesejahteraan itu ukurannya jelas, tapi tidak kebahagian. Pengendara mobil yang mengulurkan uang kecilnya untuk peminta di lampu merah, pasti lebih sejahtera, tapi belum tentu lebih bahagia. Artis yang di - glamori ketenaran dan sanjungan, belum tentu lebih bahagia, meski bisa dipastikan lebih sejahtera dan lebih top.

Menurut wartawan senior yang sering terlibat dalam kehidupan artis, profesi yang kompleksitas mentalnya paling tinggi adalah artis karena harus tampil sebagai makhluk yang diwajibkan sempurna. Jadi, jangan mengkhayal jadi artis kalau Anda tidak yakin punya kesiapan mental. Semoga bermanfaat.


Oleh : Ubaydillah, AN
http://www.e-psikologi.com

Seks Teratur, Kulit Cantik & Stres Reda

TINDAKAN seks kini telah tumbuh melampaui aspek fisik. Penelitian menemukan, salah satu kunci penampilan tetap muda dan bersemangat adalah kehidupan seks sehat dan memuaskan.

Seks adalah tindakan yang merangsang fisik tubuh dan pikiran. Dengan pola makan tepat, olahraga teratur, minum vitamin, dan kehidupan seks sehat, Anda memastikan usia bertambah dengan proses yang sehat. Demikian seperti ditegaskan Carefair.

Memiliki kulit muda sebagian besar adalah akibat tubuh sehat. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa tindakan seks sangat efektif terhadap kerja otot, meningkatkan denyut jantung, bahkan membantu Anda tidur lebih nyenyak setelah bercinta. Memiliki seks teratur juga sangat bagus untuk meningkatkan stamina, otot, dan hati.

Salah satu alasan paling penting memiliki seks teratur, adalah menurunkan tingkat stres. Kita tahu bahwa stres dapat bermanifestasi dalam berbagai cara, yaitu kulit Anda. Seberapa sering stres menghasilkan efek buruk pada kulit Anda? Dengan tingkat stres menurun, kulit Anda akan terlihat sehat dan segar.

Seks tidak terbatas pada usia muda energik antara 20-30an. Memiliki kehidupan seks teratur dan sehat seharusnya juga menjadi titik fokus bagi usia paruh baya. Studi menunjukkan bahwa kesehatan fisik dan mental sepatutnya ditingkatkan dan dipelihara oleh orang-orang usia 50 tahunan, juga yang lebih tua.

Kurangnya aktivitas seks membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit, seperti sakit sendi, serangan jantung, bahkan kanker prostat. Seks memberi manfaat untuk kesehatan, termasuk melepaskan racun atau zat-zat penyebab kanker, menjaga kesehatan jantung, serta mengurangi kemungkinan penyakit jantung.

Bagi usia paruh baya atau lebih tua, Anda mungkin ingin menambahkan multivitamin untuk memelihara kehidupan seks. Manfaat tambahan vitamin dan mineral tertentu sangat penting dalam menjaga performa seks Anda di ranjang.

Vitamin B, misalnya, menjaga tingkat energi dan stamina, zat besi meningkatkan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, vitamin E melancarkan oksigen ke otot-otot dan hati, dan flavonoid memerangi radikal antioksidan dan menjaga fungsi paru-paru dengan baik.

Karakter Pria Dilihat Dari Bentuk Rambut

Ternyata untuk mengenal kepribadian itu bisa dilihat berdasarkan golongan darah, posisi tidur dan berdasarkan bentuk rambut. Tidak Pernah berpikir bukan, kalau rambut selain menjadi mahkota di kepala, juga dapat menampilkan kepribadian. Berikut beberapa tipe rambut yang mungkin cocok dengan kepribadian buat yang merasa pria.


1. Rambut Kasar Lurus

Walaupun bentuknya kasar, namun dalamnya melebihi semua itu. Tipe pria yang berambut kasar tapi lurus biasanya merupakan pria yang berjiwa besar dan suka menolong sesama. Jika pria ini diberi sedikit kebaikan saja, maka pria bertipe rambut ini akan membalasnya dengan beribu-ribu perhatian, terutama dalam dunia percintaan. Namun, pria bertipe ini suka mencoba-coba berbagai hal dan biasanya egois, juga maunya menang sendiri.


2. Rambut Kasar Keriting

Pria yang memiliki rambut ini pada umumnya sangat agresif, dan mudah terpengaruh oleh kondisi lingkungan di sekitarnya, seperti teman atau rekan kerja, sehingga membuatnya kurang bisa mandiri dan kurang bisa berhasil jika harus bekerja sendiri. Namun, tipe ini sangat sosialis dan suka menolong kapan saja jika dimintai bantuan.


3. Rambut Kasar Ikal / Bergelombang

Pria dengan tipe rambut kasar dan ikal biasanya romantis dan rela berkorban terutama untuk urusan cinta. Pria bertipe rambut ini, selalu berpikir lurus dan terencana. Jika pria bertipe ini mendapatkan pasangan yang tepat, maka dimungkinkan cintanya akan luar biasa kepada yang menjadi pasangannya.


4. Rambut Sedang Lurus

Tipe pria ini biasanya suka berpura-pura, dan merupakan sifat pria pada umumnya. Namun, tipe ini suka menghibur orang, walaupun perasaannya juga sedang bersedih atau gembira sekalipun. Oleh karena sifatnya ini, para pria tipe ini sering terbebani perasaannya, karena kepura-puraannya. Jika tipe pria ini mau jujur, justru akan lebih dihargai karena kejujurannya.

5. Rambut Sedang Keriting

Tipe pria ini suka membuat orang tertawa dan humoris, dan dapat serius ketika meghadapi persoalan tertentu. Namun, di balik sifat humornya, umumnya tipe pria rambut ini memiliki sifat kekanak-kanakan, terutama jika didukung oleh lingkungan di sekitarnya.


6. Rambut Sedang Ikal

Tipe pria dengan rambut ini umumnya juga humoris, apa adanya, terbuka, dan penyabar. Namun, pria tipe rambut ini juga egois dan sering tidak mau mengalah.


7. Rambut Halus Lurus

Tipe pria berambut lemas halus lurus ini biasanya berwawasan luas, sangat romantis, dan sangat terbuka, juga sosialis.


8. Rambut Halus Keriting

Tipe pria dengan rambut ini umumnya humoris, santai, easy going, terbuka, juga kritis terhadap berbagai persoalan yang menghadangnya. Namun, jika ada maunya, maka tipe pria ini sering tidak mau mengalah dan egois.


9. Rambut Halus Ikal

Tipe pria berambut halus tapi ikal biasanya sering berpenampilan nyentrik, menjadi trendsetter, suka dunia seni dan hiburan. Namun, tipe pria ini sulit ditebak, pendendam, dulit diajak kerja sama, dan umumnya kurang dapat diajak komunikasi, hingga sering terjadi salah paham.

Grafologi

Mengetahui arti tulisan tangan anda


“Setiap kata yang terucap adalah simbol pengalaman mental seseorang.

Setiap kata yang tertulis adalah lambang dari kata yang terucap.

Sebagaimana setiap orang memiliki suara yang berbeda,

setiap orang juga memiliki tulisan tangan yang berbeda”


------Aristoteles------


TAHUKAH anda bahwa tulisan tangan menyimpan banyak misteri tentang kribadian anda?

Selama berabad-abad, para ilmuan dan sastrawan seperti Walter Scot dan Shakespeare mempercayai bahwa kepribadian seseorang dicerminkan melalui model tulisan tangannya.tulisan tangan merupakan reperentasi gambaran diri dan karakter seseorang. Tulisan tangan muncul dari alam bawah sadar, sehingga setiap goresan dan tarikan yang ditorehkan pada kertas sedikit banyak dapat menunjukkan karakter dan penggambaran kepribadian penulis.


Berniat nyobain grafologi? pertama ambil selembar kertas polos tak bergaris, pulpen, lalu tulislah beberapa baris kalimat di kertas tersebut.


Interpretasi grafologi dasar

1.Tekanan
Dari kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas goresan dibalik kertas.
-Tekanan yang kuat:
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.
-Tekanan yang ringan:
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh

2.Ukuran
-Tulisan besar
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan. Mempunyai ambisi yang besar agar dihargai orang lain dan suka melebihkan omongan-omongan yang tidak perlu.

-Tulisan kecil
Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya mempunyai otak yang cemerlang, nalarnya logis, cenderung lebih pendiam dan mandiri.

3. Kemiringan
-Miring ke kanan
Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif.
-Miring ke kiri
Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.
-Tegak lurus
Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu yang mana yah kira-kira karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.

4.Gaya Tulisan
-Gaya Sambung Biasa
Orang yang punya model tulisan ini biasanya senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman. Berbakat untuk menjadi seorang pemimpin.
-Gaya Sambung Berbentuk Petak
Mengandung arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, hingga tindakannya kadang terkesan sembrono, tanpa pemikiran matang.
-Gaya Sambung Berliku
Tulisan yang banyak luka-likunya, mengandung makna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status, namun umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat.
-Gaya Lurus dan Lancip
Tulisan tangan model demikian menunjukkan penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain. Bila lancipnya pada huruf awal saja maka pertanda dirinya orang yang banyak mengalami konflik psikologis, sehingga kadang bersikap agresif.
-Gaya Campuran
Bentuk tulisan bersambung yang tak karuan menuliskan cepat, dan kadang sukar membacanya hal ini mengandung arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif tapi paling tersinggung kalau dikritik. Bahkan, bila tidak sesuai dengan kehendaknya jangan harap orang bisa mendapatkan bantuannya karena dia paling doyan mengelak dalam memberi pertolongan.

5.Bentuk Huruf Awal
Diantara orang ada yang gemar memainkan bentuk tulisannya, terutama bentuk awal tulisannya. Beberapa ciri dan kecenderungan karakter si penulis adalah sebagai berikut :
-Bentuk Jangkar
Disebut bentuk jangkar karena memang huruf awal tulisnya dalam bentuk jangkar. Tulisan ini memberi tanda bahwa yang memiliki tulisan cenderung bersikap kurang dewasa dan kurang percaya diri dalam menjalani hidup. Dia banyak bersikap pasif.
-Bentuk Busur
Disebut bentuk busur karena memang bentuk awalnya membentuk busur seperti ditarik. Pemilik tulisan ini biasanya cepat puas dengan hasil yang dicapai, dan hidupnya sangat berpandangan kuat akan nilai-nilai religius.
-Bentuk Memanjang
Huruf awal memanjang yang dituliskan pelan-pelan, menunjukkan bahwa orangnya terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan. Panjanganya huruf awal menunjukkan kelambatan kerja dan pemborosan waktu.
-Bentuk memanjang dari bawah
Bentuk memanjang dari bawah bila digoreskan secara kilat menunjukkan penulisannya orang yang agresif dan cepat menyelesaikan pekerjaan, disamping gemar melakukan berbagai eksprimen.

6.Bentuk Huruf Akhir
Bentuk akhir kata yang dituliskan, menunjukkan sikap sosial dan kualitas penulisnya. Tentang huruf akhir ini ada tiga model. Masing-masing, adalah :
-Bila huruf akhir suatu kata ditulis memanjang, mengandung pengertian bahwa orang itu memiliki kemurahan hati, rasa sosialnya besar.
-Bila huruf akhir memanjang ke atas, berarti penulisnya menyukai kemewahan, disamping idealis dan punya semangat yang tinggi.
-Bila huruf akhir menyilang berarti tidak segan mengritik diri sendiri apabila perbuatannya memang salah atau keliru.

SENI MENDEKATI CEWE'

Kualitas bagus bukan hanya cantik…

Seni mendekati cewek dengan sukses dan berhasil akan membutuhkan usaha keras dari dirimu. Kamu harus mendorong dirimu sendiri untuk selalu meningkatkan kualitas kepribadianmu.

Kedengarannya mengada-ada, mendekati cewek saja membutuhkan kerja keras. Mendekati cewek saja harus meningkatkan diri. Tidak bisakah kita mendekati cewek dengan cara yang santai? Yang biasa-biasa saja? Jawabnya BISA. Tapi kamu harus selalu ingat hal ini: dengan umpan kecil kamu hanya akan mendapat ikan kecil. Jika lenganmu kecil kamu tak akan kuat menarik ikan besar. Jika kamu tak punya garasi, mobilmu harus diparkir di pinggir jalan setiap malam, yang artinya; bakal cepat rusak, gampang kesenggol dan kegores, gampang dicuri, biaya mahal buat perawatan, see?Jika kamu ingin tubuhmu terlihat berotot dan kuat, maka berolahragalah. Datangilah pusat kebugaran latih tubuhmu, bentuk tubuhmu. Jangan malas. Kamu tak akan mendapatkan telur dadar jika kamu tak memecahkan telur. Kamu tak akan mendapatkan jus mangga jika kamu tak mengupas kulitnya.Untuk memperoleh sesuatu dalam hidupmu, kamu harus mempunyai rencana. Dan setiap rencana memiliki prosedur. Begitu juga dengan mendekati cewek.
Mari kita lihat prosedurnya.

1. PERSIAPAN—sebelum kamu mendekati cewek, kamu harus memikirkan apa yang akan kamu katakan dan apa yang akan kamu lakukan. Kamu harus berlatih dan mengulangnya di depan cermin. Bayangkan situasinya, bagaimana kamu harus menghadapi kondisi penolakan yang mungkin akan terjadi. Kamu harus mampu mengatasi hal itu. Keluarkan keberanianmu, percaya diri dan mantap.
2. PEMBUKA—Mulailah percakapan dengan obrolan ringan yang menimbulkan kesan menarik/percaya diri. Atur suaramu dengan baik, tak terlalu keras juga tak terlalu lemah, jangan pelit senyum. Jangan gunakan pujian pada saat pertama, karena setiap cewek akan selalu tahu bahwa dia sedang ‘disogok’ jika kamu melakukan itu. Berikan si cewek obrolan yang membutuhkan sedikit opini atau pertanyaan ringan yang membutuhkan jawaban darinya. Ajukan pertanyaan terbuka bukan pertanyaan tertutup (yang hanya memerlukan jawaban ya atau tidak) untuk menjaga obrolan tetap berjalan. Misalnya: “Apa yang akan kamu lakukan jika kamu memiliki uang yang sangat banyak? Katakanlah, seratus juta rupiah?” Jika dia tertarik untuk menjelaskan, permainan berlanjut. Jika tidak, cari obrolan lain. Ingat, pertanyaan ringan dan sedikit bermain-main dan gunakan selalu pertanyaan terbuka.
3. HUMOR—Suasana cair dan penuh dengan humor dan tanggapan-tanggapan yang mengundang tawa darinya akan memperlihatkan dirimu sebagai sosok yang ceria. Jangan terlihat sebagai orang yang terlalu serius, jadilah humoris. Lemparkan joke-joke yang akan membuatnya senyum, tertawa, dan membuat suasana hangat. Jika kamu berhasil melakukan hal ini, seperti yang dikatakan tadi, dia akan tersenyum, tertawa ngakak, bahkan dia akan membalas dengan cerita-cerita lucu lain dari dirinya. Respon seperti ini menunjukkan kepada dirimu cewek seperti apa dia, tingkat ketertarikannya kepadamu, dan yang terpenting adalah proses dimulainya rasa suka terhadapmu.
4. PENUTUP—Menutup langkah-langkah yang telah dijabarkan di atas dengan sukses sangat penting. Sukses dalam sebuah kencan setidaknya dapat dilihat dari tanda-tanda:© Dia menurunkan tingkat mekanisme pertahanan-dirinya (senyum, tertawa, respon positif/jawaban-jawaban pertanyaan yang tidak asal-bunyi).© Merasa nyaman berada di dekatmu, tidak merasa tertekan.© Tidak merasakan adanya ‘rencana-rencana jahat’ darimu (harta, seks, sogokan)© Mau dan rela memberikan informasi tentang dirinya (nomor telpon, hape, alamat rumah, tempat kuliah, tempat kerja, atau jadwal kegiatannya).

CEWEK SULIT—Tidak semua cewek yang kamu dekati akan menerimamu dengan hangat, terutama jika kamu melakukan kesalahan dengan memperlihatkan kesan bahwa kamu ‘memiliki maksud tertentu’. Dia akan menutup semua pintu masuk ke dalam dirinya dengan cepat. Dan jika kamu termasuk ke dalam golongan cowok yang belum berpengalaman, kamu akan ditelan hidup-hidup.Humor, adalah cara terbaik untuk mencairkan suasana. Humor akan menghilangkan rasa ‘memusuhimu’ dari si cewek. Merobohkan ‘benteng pertahanan’ cewek sulit seperti ini tidak mudah. Kamu harus benar-benar cowok yang tangguh, menguasai kecerdasan interpersonal, tapi juga tidak terlalu serius, dan tentu saja terlatih dengan humor-humormu.

Kamu bisa mengetahui apakah seorang cewek termasuk ke dalam kategri cewek sulit atau tidak dengan mengajukan pertanyaan, salah satu contoh, seperti ini:“Okey, saya tahu kamu selalu dikejar-kejar cowok, dikelilingi pemuja-pemuja yang menyebalkan. Mereka selalu menyediakan diri untukmu, dan kadang mereka juga melakukan tindakan bodoh. Saya bertaruh, kamu gak bakalan bisa bilang sesuatu yang baik-baik tentang mereka dalam sepuluh detik.”

Jika mereka memang tidak bisa menyebutkan hal-hal yang baik, semuanya hanya hal-hal negatif tentang cowok-cowok, mundurlah darinya. Dia tidak cukup cantik ‘di dalam’ dirinya. Ya, dia bukan cewek yang baik, meski cantik, untuk diperjuangkan. Okey?

DIarsipkan di bawah: Psikologi Wanita

video-entry

.
free counters
Tukar Banner Yoek... Photobucket
.
Banner Blogrollll
Kolom link sapro
.
bisnis online
Free Search Engine OptimizationIndonesian Blogger online counter powered by PRBbutton informasi beasiswa belajar